Puisi Ombak

Puisi Ombak
Puisi Ombak

Puisi Ombak – Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau yang biasa di singkat KBBI dan Tesaurus Indonesia, ombak adalah gerakan air laut yang turun-naik, atau bergulung-gulung dan terpecah di pantai. Kata turunan dari ombak, adalah: berombak yang berarti ada ombaknya, atau bergelombang. Selain kata turunan berombak ada kata mengombak yang memiliki arti menimbulkan adanya ombak, atau juga bisa berarti berlekuk-lekuk memyerupai ombak. Sedangkan gabungan kata dari ombak adalah: ombak pikiran yang berarti gerak pikiran atau rasa hati yang tidak tetap, biasanya sering di sebut kacau.

Ombak selaba yaitu sebutan untuk ombak besar di tengah laut. Untuk kata kiasan, dari kata ombak adalah orang ombak yang berarti orang yang bertingkah laku sangat gelisah seperti hampir mati. Selain kata kiasan, ada beberapa peribahasa tentang ombak. Yaitu: Ombak yang kecil jangan diabaikan, arti peribahasa ini adalah perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga. Ombaknya kedengaran, pasirnya tidak kelihatan. Arti peribahasa ini adalah telah kedengan beritanya, tetapi belum ada buktinya.

Baca Juga : Puisi Nasionalisme

Kita bisa melihat ombak jika mengunjungi pntai karena ujung ombak biasanya memang menuju pantai dan pecah menjadi buih putih. Namun kita juga harus berhati-hati dengan ombak, karena ombak juga bisa menyeret kita ke tengah laut dan membuat kita tenggelam. Apalagi bagi para Nahkoda kapal atau Nelayan ombak besar merupak suatu ancaman. Biasanya ombak besar akan diiringi dengan cuaca yang buruk, seperti hujan dan badai. Banyak kapal yang karam karena ombak besar.

Apalagi berada di perairan lautan luas. Namun bagi para Peselancar ombak besar merupakan hal yang paling di cari, karena dengan ombak besar mereka akan dengan mudah berselancar. Bahkan mereka sengaja mencari panti yang memang memiliki ombak yang besar. Ombak juga bisa memberikan inspirasi untuk bekarya, dengan menciptakan lagu, puisi dan juga lukisan. Bahkan dengan ombak orang yang hobi memotret bisa membuat hasil karya yang luar biasa. Nah berikut ini Puisi Ombak yang bisa kalian simak :

Puisi Ombak Laut

Di depan jembatan
Deru menderu
Kebyar kebyar
Gemercik ombak

Ombak….
Menerpa tiang dermaga
Terkadang goyang terasa
Dermaga tua sisa

Ombak…desir angin
Antara tiang tiang dermaga
Tua reput tak terkira
Mau roboh tak terkira

Ombak…laut…
Bergoyang goyang
Membuat jiwa ketar ketir
Dermaga tua…renta
Ombak……

Puisi Ombak Memecah Tepi Pantai

Tak kunjung datang ombak
Ketika beberapa perahu terjebak
Berdiam di pasir putih pantai
Diantara camar yang mengintai

Beberapa kepiting
Berlarian di pantai kering
Aku masih berdiam
Diantara air laut yang menghitam

Masih ada harapan
Menunggu dalam penantian
Diantara terik matahari menyeringai
Menunggu ombak menjemput pantai

Tak akan kehilangan harapan
Ketika masih ada pasang surut lautan
Ombak pasti menjemput
Walau bibir pantai mengeriput

Tak ada yang tak mungkin dalam kehidupan
Selagi masih ada kekuatan

Puisi Ombak dan Semangat

Kalakau menyentuh kakiku
Kau memberiku ketenangan
Kau bergulung ke pantai tiada henti
Seakan tak meilati bibir pantai

Mengingatkanku untuk tak kenal lelah
Menapaki hidup ini
Buih buihmu terlahir dari kesabaranmu
Terus menerus berjalan menuju pantai

Mengingatkanku untuk terus memelihara
Kesabaran, seberat apapun rintangan dalam hidupku
Sejauh apapun gelombangmu pergi
Menuju laut lepas

Kau akan kembali bergulung
Menuju pantai mengingatkanku
Bahwa sejauh apapun kakiku
Melangkah aku harus kembali

Puisi Ombak dan Rindu

Kepada air yang menggebur di tepi pantai
Kau tahu? Aku memiliki ribuan rindu
Yang ku lepas di samudra luas…
Ombak yang mengantarkan perahu ayahku pulang

Membawa ribuan bintang dari tanah sebrang
Kala langit sore itu mulai senja
Ibu bercerita padaku tentang perpisahan
Tentang air mata dan tangisan…

Tentang kesedihan di pelabuhan
Air mata yang berlinang mengalir deras
Ku lihat perahu ayahku mulai hilang terbawa ombak

Kembali mencari bintang di tanah sebrang
Membuat rindu yang berkesambungan
Kepada ombak yang menggempur pantai
Kaulah saksi bisu rasa sayang ku pada ayah dan ibu

Itulah yang bisa kami sampaikan terkait dengan puisi ombak, semoga dengan ini kita bernostalgia ketika berada di laut ataupun merajuk ingin pergi kesana, jika ada yang ingin disampaikan silahkan tuliskan pada kolom komentar dibawah ini ya.