Puisi Penyesalan

Puisi Penyesalan
Puisi Penyesalan

Puisi Penyesalan – Penyesalan memang sering datang belakangan, di mana kita tadinya merasa jika orang yang kita cintai adalah jodoh kita dan memiliki perangai yang baik sehingga kita memutuskan hidup bersama atau menjadikannya sebagai pendamping hidup kita. Namun seiring berjalannya waktu, kita jadi mengetahui jika dia tidaklah seperti apa yang kita harapkan. Sifat baiknya hanya sebuah kamuflase untuk memikat kita. Setelah hidup sekian tahun kita jadi mengenal tabiat aslinya.

Ternyata dia seorang pemalas, suka berselingkuh dan ringan tangan. Dia memaksa kita bekerja membanting tulang mencari nafkah. Sedangkan dia justru menghambur-hamburkan uang jerih payah kita dengan para Selingkuhannya. Dan sering kali jika kita menegur atau menasehatinya untuk kembali ke jalan yang benar, dia tak akan segan-segan memukul kita. Karena semua perlakukan buruknya itu, rasa sesel muncul di hati. Berharap roda waktu berputar agar kita bisa merubah hal yang tak diinginkan.

Baca Juga : Puisi Rakyat

Penyesalan semakin menyiksa hati tatkala kita tak bisa melakukan apapun. Di mana dia memilih wanita selingkuhannya dibandingkan diri kita. Ada juga rasa penyesalan yang datang saat kita tak bisa merawat orangtua kita semasa hidupnya, saat di mana kita tak mendengarkan segala nasehat mereka. Setelah mereka tiada, barulah muncul penyesalan itu.

Menyesal karena tak menuruti nasehat mereka semasa hidup, tak sempat membahagiakan mereka, dan tak bisa memandikan serta mengantar ke tempat peristirahatan terakhir mereka. Terkadang penyesalan muncul saat kita tak bisa melanjutkan sekolah kita, padahal kita memiliki impian menjadi seorang arsitek atau desainer. Tetapi karena masalah ekonomi dan masalah kesehatan membuat kedua orangtua kita melarang kita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Mereka hanya ingin kita berdiam di rumah sampai jodoh datang menghampiri kita, saat itulah penyesalan memenuhi relung hati dan pikiran. Karena itu, ada baiknya jika kita memikirkan segala sesuatu yang menyangkut hidup kita dengan sebaik mungkin. Agar tak ada penyesalan kedepannya. Nah berikut ini puisi penyesalan yang bisa kalian simak :

Puisi Penyesalan Cinta

waktu telah berputar
dari jam, menit, sampai ke detik
aku dsini sendiri
menikmati setiap waktu yang berjalan

hari-hariku terasa sepi tanpa tawamu
jiwaku terasa mati tanpa kasih sayangmu
seakan aku ingin jatuh di dalam kegelapan
menanti sosok dirimu yang datang menarangiku
tanpamu

aku hanyalah seekor burung yang tidak bisa terbang
tanpamu
aku hanyalah sebuah jiwa yang mati tak bernyawa

sayang
kembalilah padaku
aku ingin kamu disini
aku ingin kamu belai
aku ingin kamu kembali kepadaku

Puisi Penyesalan Untuk Mantan Pacar

Tak ada lagi yang bisa mengobati luka ini…..
Luka yang terlalu dalam
Kau tancapkapkan dalam hatiku…
Luka yang kau goreskan…..
Merusak…….
Membunuhku secara perlahan

Dirimu….
Yang terlalu sakit
Untuk ku kenang
Yang terlalu sayang
Untuk ku lepas….

Dirimu….
Yang terkadang membuat ku buta akan dunia
yang mencampakkan ku
dalam kelamnya jurang kesedihan

Syair puisi tak lagi menghiburku
lukisan awan tak lagi membuatku terkesima
aku ingin berlalu tapi ku takkan mampu.

Puisi Penyesalan Hidup

Dulu itu
Ada asap yg menghalangi pandanganku
Ada kegaduhan yg menyelimuti pendengaranku
Ada angin yg menghempaskan rasaku

Kini
Setelah semua hilang
Rasa itu pun ikut hilang
Dan meninggalkan sebuah penyesalan

Langit yg dulunya biru cemerlang
Sekarang hanya gelap kelam
Semua itu ditutupi rasa penyesalan

Tapi
Betapa Mulianya Tuhan
Dia memberikan kesempatan kedua
Walaupun hanya sebatas teman

Puisi Penyesalan Dosa

Aku ingin menangis,
tapi mereka memaksa diam
menggerogoti apa yang dikehendaki
mengenyangkan aib terselubung.
sebarkan kebusukan,
menjadi tempat peludahan
menjanjikan hal yang lebih dari menjijikkan.

Aku ingin menangis,
tapi rembulan tersenyum panjang
membenamkan nada tanya
membelai bisikan jawaban bahagia.
sebarkan kecupan,
menjelma tanah penistaan
melahap pertolongan yang terlupakan.

Aku ingin menangis,
tapi mentari bersinar terang
menjemput ujung cahaya
memperlihatkan mimpi wajah wajah kosong itu.
sebarkan detak-detak,
membuka wadah doa
membangunkan jejak angin rindu.

Aku ingin menangis,
tapi kemurnian hujan telah tiba
menyapa sukma tanpa jeruji
menunaikan tambatan tepi langit.
sebarkan sukacita,
membingkai bening waktu
menyambut romantisme hari baru.

Puisi Penyesalan Diri

Entah bagaimana aku harus memulainya..
Teralu banyak sikapku yang kian menggores perasaannya..
Penyesalan memang selalu datang pada akhir..
Aku tau kata maaf takkan pernah bisa memutar waktu..

Jika bintang adalah cintamu..
Maka langit adalah hatimu..
Karena yang ku tau kau adalah wanita yang paling tulus menyayangiku setelah ibuku sendiri..
Tapi apa yang telah kulakukan padamu..

Maaf untuk selama ini..
Menyiakan kasihmu dalam angkuhku..
Kau petik bunga dan kau selipkan di telingaku..
Tapi aku malah membuang bunga itu tanpa rasa iba..
Kau pungut bunga itu dan kau bersihkan..
Kau berlari dengan derai air mata seraya memeluk bunga itu..

Saat itulah aku menyadari bahwa bunga itu adalah kenangan terakhir..
Kenangan yang ingin kau ukir bersama usai nya kisah kita..
Maafkan aku..
Maafkanlah aku..

Itulah yang bisa kamu sampaikan terkait dengan puisi penyesalan paling terupdate dan bikin sedih, jika ada yang perlu di koreksi silahkan isikan pada komentar dibawah ya, semoga bermanfaat.