Puisi Semangat

Melangkah Di Awan

Diriku terbawa dalam indahnya langit biru
Melangkah terbang tinggi jauh ke angkasa
Melambung dan nikmati aroma cerita cinta
Bersemi bagai bunga cantik di padang rumput hijau

Seindah gesekan senandung biola tua
Duhai kau pujaan hati, berilah aku sedikit kesejukan
Memberi pesona kecantikan yang kau miliki

Menari di awan-awan bersama para malaikat
Membidik hatimu untuk dapat kumiliki seutuhnya
Kubagikan rasa sayangku padamu

Kumanjakan dirimu, kubelai manja rambutmu
Kupegang lembut jari-jemarimu yang indah
Aku akan menjadi bagian dari hidupmu

Memcoba mengisi ruang hampa dalam hidup
Kan kunyanyikan lagu cinta
Yang akan membuat dirimu ke awan
Terbuai dalam alunan lagu dan puisi yang kutawarkan
Mengisi hidupmu yang sempat terkacaukan

Laut seakan iri melihat keharmonisan ini
Gelombang laut terombang-ambing diterpa angin
Meluluhkan keributan yang telah kau alami
Tersudut dalam nikmatnya mahligai kasih abadi

Kita jalin kebersamaan menuju surga mulia
Menyusuri dan melangkah di awan putih
Bukti cinta kita yang suci tanpa rahasia
Semua penuh dengan rasa percaya
Menuju suatu tempat penuh sejuta bahagia

Kemenangan Jiwa

Kebebasan diri telah lama kuraih
Melalui perjuangan hidup yang melelahkan
Berat kenyataan kuhadapi sangatlah lama
Menyisakan genangan air mata haru bahagia hari ini
Ditemani seorang sahabat yang setia

Pergi meninggalkan masa lalu berat dan kelam
Menyambut hangatnya kehidupan baru bukan impian
Membahana suara kemenangan dalam jiwaku
Meninggalkan satu kecupan cinta sang pujaan hati
Merelakan waktu, tenaga, dan pikiran hanya untukku

Semangat dalam diri kian menggebu
Support dari teman-teman menjadikanku kuat
Sekarang semakin yakin bahwa aku punya kemampuan
Akan kubuktikan pada orang yang dulu pernah mencemooh
Bahwa aku mampu punya nilai lebih yang belum pernah dilihat

Kemenangan jiwa menjadi kunci kesuksesanku
Bertabur dengan sejuta bintang yang mengelilingiku
Membuat diri makin percaya
Dan siap hadapi tantangan hidup selanjutnya

Suasana Baru

Hari yang baru telah hadir dalam hidup
Dibangunkan oleh sang mentari dari ujung jendela
Memaksa diri membuka mata dan menyambut pagi

Menikmati hangatnya kehidupan yang tak berubah
Membuatku makin bergegas untuk mencari yang baru
Asaku tak tahan untuk melibatkan kesenangan

Di penantian panjang datang dan muncul berbagai pemikiran
Otak terus berputar, lelah dan hamper berhenti berpikir
Memikirkan suatu yang bar yang mampu merubah dunia
Pastinya dunia yang lebih baik dan jauh berwarna

Dalam setiap hari ku berpikir agar ada hari esok
Di mana makin banyak pengalaman dan suasana baru
Tantangan yang membuat diri makin mengerti
Seberapa berat dan kerasnya hidup ini

Membuat diri bersemangat untuk menerimanya
Kemudian mencari solusi terbaik dalam memecahkan
Menjadi seorang pemenang, bukan pecundang yang cengeng

Sifat kekanakan harus dibuang jauh-jauh dari pikiran
Karena akan menghambat perjalanan hidup ini
Membuat diri terbuai dalam nikmatnya dunia
Mungkin juga berakibat fatal, memperburuk situasi

Dimanjakan oleh kesenangan dan kemudahan instant
Menjadi makin terlarut dininabobokan kesenangan sesat
Padahal kehidupan harus membutuhkan pengorbanan
Serta kerja keras untuk dapat sukses di masa depan

Berserah Pada-Nya

Segala perkaraku kuserahkan kepada-Mu Tuhan
Telah lama dan jauh kulangkahkan kaki menyusuri jalan hidup
Semakin hangat dan nyaman kurasakan kasih melimpah
Namun hari yang panjang dan lelah telah berhasil kutaklukan

Demikian juga dengan seribu penghalang dan maut menghadang
Gertakan, cacian maki, dan omelan kudapatkan di saat akhir hariku
Dengan kesabaran, kuhanya dapat tersenyum dan rendah hati
Mencoba mengakui kesalahan yang menurut aku tidak masalah

Tanggapan dari orang sekitar memberi kelegaan
Tidak menyalahkan diri yang belum mengerti arti hidup sebenarnya
Aku merasa masih menjadi kaum awam yang masih harus banyak belajar
Orang di sekitar memberi semangat dan kekuatan baru

Melelehkan hatiku yang tadinya panas dan tak kuat menahan amarah
Kekuatan baru kugunakan sebagai sejata ampuh
Menjadi pertanda diri tak lemah dan berani hadapi masalah
Menjadi manusia lebih dewasa dan punya karisma

Rasa sakit hati dan marah berkecamuk di dalam dada
Membuat makin terjaga dalam kelelapan tidurku
Merasa ada dendam bersemayam dalam hati kecilku
Ingin rasa membuat orang itu dibenci dan menerima bencana

Reputasi, dan kepercayaan diri hancur, malu di depan banyak orang
Memohon ampun padaku atas segala perkaranya padaku
Tapi aku tak kuasa, bukan karena ketakutan diriku
Namun, karena aku masih punya hati
Tidak ingin sama serupa seperti dirinya yang munafik

Perubahan

Pagi hari indah dan cerah
Membawa kepada nikmatnya awal hidup hari ini
Jauh dalam lamunan terbesit seribu angan tentang harapan

Menyisakan seribu angan kemenangan dan penghargaan
Suatu yang ingin diraih, dan tak tergantikan oleh apapun
Sangat berharga dan tak dapat dinilai oleh harta sekalipun

Awan cerah membawa kisah perjalanan hidup
Kesibukan dan kepercayaan yang diberikan
Membuat diri makin bahagia dan mendapat suatu penyegaran
Goresan manis dan garis merah membekas pada ingatan
Betapa indahnya pagi hari, awal dari rutinitas

Kegalauan dan kehampaan menggoda memaksaku bertahan
Mencoba ingin melepas belenggu tersebut
Omelan, makian sudah menjadi bagian dari hidup
Seakan merasuki dan meracuni dan enggan berlalu

Namun masih banyak orang sekitar yang mengerti kelemahan
Mengantarku ke gerbang pintu yang makin tinggi
Membawaku semakin percaya dan dewasa
Semakin menjauh dari ikatan dan jeratan yang selama ini menghantui

Kupejamkan mata, kurasakan hangatnya hidup
Membuat pikirkku makin jernih dan baru
Mampu menciptakan ide dan gagasan baru

Dengan segala daya imajinasi dan kemampuan yang kupunya
Aku dapat mengubah dunia ini menjadi lebih baik
Mengubah kegelapan menjadi terang dan berwarna cerah
Berpengharapan dan terus maju berkembang lebih sempurna

Hitamnya Hidup

Saat mata terpejam dan lelah hitam mewarnai
Kegelapanlah yang ada merasuki diri
Lelah menanti datangnya secercah cahaya terang

Rona mata mulai redup tak tertahankan
Yang tertinggal hanyalah gelap dan gelap tanpa cahaya
Tertidur dalam buaian sang rembulan dan bintang
Dininabobokan suara petikan gitar tua

Kegoyahan dan ketimpangan membuat makin terkapar
Nyaris pingsan dan tak jarang aku berpikir masih adakah nafas
Aku makin terpuruk dan terbuai dalam keletihan panjang
Gerimis ikut menambah dinginnya malam ini
Tak tertahankan untuk menanti datangnya sang mentari di ufuk pagi

Kebekuan dan kepasrahan terus menghimpit ruang kehidupan
Menyudutkan diri untuk berontak dan menuju arah perubahan
Ya, perubahan menjadi lebih baik dan mulia

Namun, waktu bergulir sangat cepat dari pagi menjadi malam
Dan kurasa malam-malam lebih panjang dari datangnya pagi atau siang
Oh, dunia mengapa perjalanan hidup kurasa lebih hitam dan pekat

Kebodohan hari kian hari makin menghampiri diri
Kebutaan akan hal positif membuat diri hampa tiada harapan
Yang ada hanyalah kacau, suntuk, lelah dan goncangan emosi tinggi
Memuncak sampai membuat diri menjadi seperti pesakitan
Nyaris gila dan mendorongku harus pergi dari alam sadarku

Kebimbangan dan keraguan menggoyahkan keputusan awalku
Di mana keputusan awalnya sudah terbaik bagi masa depan
Tapi sayang pikiranku tertutup dan enggan melibatkan otak untuk merenung
Ya, penyesalan selalu datang belakangan, mungkin benar apa kata pepatah itu

Semoga puisi semangat diatas bisa bermanfaat bagi kalian semua. Dan jika ada yang ditanyakan silahkan masukkan kedalam kotak komentar dibawah ya. Terimakasih.